Tata Cara Puasa Senin Kamis & Bacaan Niatnya!

 


Apa Itu Puasa Senin Kamis?

Puasa Senin-Kamis adalah puasa sunnah yang memiliki keutamaan di antaranya adalah sebagai ibadah yang selalu dilakukan oleh Rasulullah. Hal ini disebutkan dalam hadits dari Siti ‘Aisyah radhiyallu ‘anha yang artinya: “Nabi ﷺ selalu menjaga puasa Senin dan Kamis” (HR Tirmidzi dan Ahmad).

Keutamaan lain dari puasa Senin-Kamis adalah bersamaan dengan hari penyetoran amal manusia. Tentu akan memiliki kelebihan tersendiri jika saat amal kita disetorkan, kita dalam kondisi berpuasa. Hari Senin dan Kamis juga merupakan hari dibukanya pintu surga di mana semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni.


Tata Cara Puasa Senin Kamis?

Puasa ini dilakukan sebagaimana ibadah puasa lainnya, sunah ataupun wajib. Puasa ini dimulai dengan membaca niat berpuasa. Selanjutnya, umat Muslim diharuskan menahan lapar dan hawa nafsu sejak matahari terbit hingga terbenam.

Setelah menjalankan puasa seharian, umat Muslim dipersilahkan untuk berbuka puasa. Awali buka puasa dengan membaca niat.

Mengutip NU Online, puasa Senin Kamis bisa dilakukan kapan saja, kecuali pada hari-hari tertentu, di mana puasa sunah diharamkan. Misalnya saja pada hari raya Idulfitri, Iduladha, hari tasyriq, separuh terakhir bulan Syakban, dan hari yang diragukan (30 Syakban).


Lafal Niat Puasa Senin Kamis?

A. Bacaan niat puasa pada hari Senin adalah:

 Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ

Artinya: "Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah ta‘âlâ."


B. Bacaan niat puasa pada hari Kamis adalah:

 Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta‘âlâ

Artinya, "Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah ta‘âlâ."


Demikian informasi tentang bacaan lafal niat puasa sunnah di hari senin & kamis yang bisa dipelajari bagi umat muslim di Indonesia. Semoga bermanfaat dan berguna bagi yang membutuhkan informasi terkait bacaan & niat puasa senin kamis tersebut.