Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Apa Itu Komposisi Pada Desain Grafis?

 


Pengertian dan penjelasan tentang arti komposisi pada desain grafis! Komposisi adalah pendistribusian unsur-unsur yang membentuk suatu desain untuk mencapai bentuk yang sempurna dan seimbang.

Dari definisi tersebut dapat dipahami bahwa yang pertama adalah mendefinisikan elemen-elemen yang akan menjadi bagian dari desain dan kemudian menyusun, yaitu mendistribusikannya di permukaan untuk mencapai desain yang harmonis.


A. Teknik komposisi

Terlepas dari teknik komposisi yang terlibat, harus diakui bahwa elemen yang terletak di area di sebelah kanan adalah yang memiliki bobot visual terbesar.

Demikian pula, apa yang ada di atas tampaknya membawa lebih banyak bobot daripada apa yang ada di bawah. Itu adalah titik awal komposisi.

Maka Anda harus mempertimbangkan bentuknya. Bentuk sudut dan memanjang memperlebar bidang penglihatan, sedangkan bentuk pendek menyampaikan rasa malu.

Bentuk sederhana yang menunjukkan simetri, menghasilkan harmoni dan kesempurnaan.

Ukuran juga sangat berkaitan dengan sensasi yang dihasilkan komposisi. Elemen besar dianggap lebih kuat. Yang kecil memberi kesan kelemahan dan kelezatan.


B. Keseimbangan dalam komposisi 

Setiap elemen yang membentuk desain memiliki bobot visual, karena semua elemen mengerahkan gaya optik tertentu. Komposisi mencapai keseimbangan ketika bobot yang berbeda saling mengimbangi.

Dalam desain grafis, yang paling umum adalah pencarian keseimbangan ini, tetapi perancang mungkin memiliki gagasan bahwa desain itu secara sukarela tidak seimbang, misalnya, untuk mengarahkan mata ke elemen tertentu.


C. Keseimbangan simetris dan asimetris 

Keseimbangan simetris dicapai ketika kedua bagian diseimbangkan dengan pengulangan elemen yang sama, dengan bobot yang sama pada kedua sisi sumbu simetri pekerjaan. Itu bisa simetris tentang sumbu, seperti kupu-kupu; atau keseimbangan simetris terhadap dua sumbu, seperti wajah 4 pada dadu.

Keseimbangan asimetris adalah ketika membagi komposisi menjadi dua bagian yang sama, berat, ukuran dan bentuk tidak sama di kedua bagian, tetapi kedua bagian tetap seimbang.

Asimetri menyampaikan agitasi, ketegangan, kegembiraan. Teknik komposisi ini banyak digunakan dalam desain grafis.


D. Kontras nada

Sumber daya yang banyak digunakan dalam desain grafis adalah kontras nada. Ini didasarkan pada penggunaan nada yang sangat kontras di kedua sisi. Sisi gelap adalah yang paling berat.

Kontras warna bekerja dengan cara yang sama. Semakin jauh jarak warna pada roda warna, semakin besar kontrasnya. Ketika warna yang digunakan tidak memiliki banyak kontras, kedua elemen kehilangan kepentingan visual.

Penutup

Demikian postingan tentang arti kata komposisi pada desain grafis yang bisa diketahui. Semoga apa yang disampaikan dalam artikel kali ini bermanfaat dan berguna bagi yang membutuhkan informasi nya. 

Terima kasih!


Budi Santoso
Budi Santoso Penulis dan desainer grafis, yang menyajikan konten-konten unik, kreatif dan inspiratif. Kutipan: Pengetahuan yang baik senantiasa mengajarkanmu untuk lebih dekat pada Allah S.W.T

Posting Komentar untuk "Apa Itu Komposisi Pada Desain Grafis?"