24 C
id

10 Alat Musik Tradisional Jawa Tengah

Alat musik tradisional asal daerah Jawa Tengah yang harus kamu ketahui! Indonesia menyimpan banyak keberagaman terutama dalam dunia permusikan salah satunya alat musik tradisional.


Jawa tengah sendiri sangat khas dengan alat musik tradisional seperti Gong, Demung dan lainnya. Dari berbagai jenis alat musik tradisional tersebut hingga kini masih dipergunakan dan dimainkan.


Supaya kebudayaan tradisional tetap dilestarikan di dalam perubahan teknologi yang semakin maju ini. Untuk itu, pelajari alat-alat musik Jawa Tengah dan cara memainkannya sebagai berikut:



1. Bonang

Source: lagudaerah.id


Alat musik tradisional ini menghasil instrument yang lumayan popular pada seni musik gamelan Jawa. Bonang dimainkan sebagai melodi. Pada bentuk, Bonang mempunyai tonjolan pada bagian atasnya yang biasa disebut dengan pencon atau pencu.


Bonang dimainkan dengan cara dipukul pada pencunya yang kemudian akan menghasilkan nada yang sesuai dengan jenis alat musik tradisional tersebut.



2. Celempung

Source: orbitmetro.com


Berbeda dengan Celempung dalam alat musik Sunda yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara dipukul. Celempung dalam Jawa Tengah merupakan alat musik tradisional yang dipetik. Dan dibingkai dengan semacam gerobongan dengan dua pasang kaki.



3. Demung

Source: Wikipedia.org


Alat musik tradisional ini masih termasuk kedalam keluarga balungan. Pada satu set gamelan, biasanya kita dapat temukan 2 demung, yang mempunyai versi pelog dan slendro. Walaupun mempunyai fisik yang lebih besar, nada yang dihasilkan demung adalah oktaf terendah dalam keluarga balungan.


Untuk memainkan Demung adalah dengan cara ditabuh yang sesuai dengan nada, atau ditabuh bergantian antara demung 1 dan demun 2. Hal tersebut akan menghasilkan jalinan nada yang beragam, akan tetapi mengikuti pola tertentu.



4. Gambang

Source: dunia-kesenian.blogspot.com


Alat musik tradisional ini juga termasuk instrumen orkes gambang kromong dan gambang rancag. Gambang dihasilkan oleh 17 hingga 21 suara bilah yang dibuat dari kayu atau bambu. Bentuk pada resontornya menyerupai perahu. Bilah dengan nada terendah mempunyai bentuk yang paling panjang dan lebar, begitupun dengan sebaliknya.


Gambang dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat pukul yang pada ujung alatnya dibalut dengan kain. Hal tersebut bertujuan agar Gambang menghasilkan suara indah tanda merusak kepingan logamnya.



5. Gender

Source: Wikipedia.org


Alat musik tradisional yang dimainkan dengan cara dipukul ini juga termasuk komponen gamelan Jawa dan Bali. Gender mempunyai 10 hingga 14 logam kuningan bernada yang digantung. Nada yang dimiliki Gender juga berbeda-beda, sesuai dengan tangga nada yang digunakan. Sementara pada gamelan Jawa yang lengkap terdiri dari tiga gender, yaitu: slendro, pelog pathet nem dan lima, dan pelog pathet barang.



6. Gong

Source: inibaru.id


Tidak hanya terkenal di Jawa Barat, Gong juga terkenal di Jawa Tengah, yang awalnya berasal dari Asia Tenggara dan Asia Timur. Sampai saat ini, pengrajin Gong tidak banyak lagi. Maka dari itu Gong yang ditempa belum dapat disesuaikan nadanya. Apabila nada tidak sesuai, alat musik tradisional ini akan dikerok sehingga lapisan perunggunya lebih tipis.


Untuk memainkan Gong adalah dengan cara dipukul dengan menggunakan pemukul yang terbuat dari kayu dan dilapisi kain tebal. Manfaatnya agar menjaga fisik Gong.



7. Kempul

Source: pinterest.com


Kempul juga termasuk pada bagian komponen gamelan yang dimainkan dengan cara ditabuh. Alat musik tradisional ini disusun secara digantung menjadi satu bersama dengan alat musik Gong. Ia juga termasuk dalam golongan instrumen keras dari gamelan. Sama halnya dengan Gong dan Bonang, Kempul dimainkan dengan cara dipukul.



8. Kendang

Source: Wikipedia.org


Sama seperti Gong, Kendang tidak hanya terkenal di Jawa Barat namun juga di Jawa Tengah. Kendang ini dimainkan sebagai pengatur irama yang dimainkan dengan cara dipukul dengan tangan, tanpa alat bantu. Untuk ukurannya, Kendang mempunyai beragam macam, mulai dari yang kecil (Ketipung), yang berukuran menengah (Kebar), dan besar (Kendang Kalih).



9. Kentongan

Source: liputan.com


Alat musik tradisional mempunyai nama lain yaitu jidor yang terbuat dari batang kayu jati yang dipahat. Umumnya, Kentongan digunakan sebagai tanda alarm, penanda adzan, hingga tanda bahaya. Namun, zaman dahulu Kentongan digunakan sebagai alat kounikasi yang dimanfaatkan oleh penduduk di daerah perdesaan. Ukuran fisik Kentungan sekitar diameter 40 cm dan tinggi 1,5M hingga 2M. Kentungan dimainkan dengan cara dipukul.



10. Rebab

Source: bobo.grid.id


Alat musik tradisional senar ini diberi nama paling lambat sejak abad ke-8 seiringnya dengan penyebaran agama Islam di nusantara. Rebab mempunyai bentuk fisik yang panjang dengan bulatan kayu yang dilapisi oleh kulit hewan.


Untuk memainkan Rebab adalah dengan cara dipetik, dan ada pula di beberapa daerah Rebab dimainkan dengan cara digesek.



Demikian 10 alat musik tradisional khas jawa tengah yang bisa kamu ketahui. Semoga postingan ini bermanfaat dan menambah wawasan dalam mengenal alat musik daerah masing-masing lebih baik!

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Posting Komentar

Ads Single Post 4